Subang. REDAKSI GSP RADIO PAMANUKAN
Jumat, 02 September 2011
Objek Wisata Sariater & Tangkuban Parahu Kab.Subang
Subang. Selasa, 23 Agustus 2011
GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT LODAYA 2011
Subang, Untuk mengamankan Jalur Mudik di Subang Jawa Barat, Polres Subang menurunkan kekuatan sebanyak 1563 personil yang terdiri dari TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran, Linmas, Pramuka dan Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kab. Subang. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Subang, AKBP Awal Chairuddin, pada Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2011 di Alun-Alun Subang Kota, Senin (22/08/2011). Pada Operasi Ketupat Lodaya 2011, kali ini di seluruh Wilayah Hukum Subang, didukung oleh 16 Pos Pengaman (Pos Pam), 1 Pos Aju yaitu Pos Utama yang ditempatkan di lokasi operasi, serta 72 Pos Gatur yang tersebar di Jalur Mudik baik Jalur Pantura, Jalur Tengah maupun Jalur Alternatif. Kapolres juga menghimbau untuk mewaspadai titik krusial yang meliputi daerah pasar, penyempitan jalan dan titik perlintasan warga. Khususnya di Jalur Pantura di Pasar Ciasem, Pasar Sukamandi dan Jalur Tengah di Pasar Kalijati. Pada Apel Gelar Pasukan ini ditandai penyematan pita kepada perwakilan anggota Polisi, TNI, anggota Provost, Satpol PP dan Dinas Perhubungan oleh Kapolres Subang. Kemudian dilanjutkan dengan inspeksi kesiapan pasukan oleh Kapolres yang didampingi oleh Asisten Administrasi dan Pembinaan Aparatur, Komir Bastaman, Komandan Landasan Udara (Danlanud) Suryadarma Kalijati Subang, Kolonel Pnb Dumex Dharma, Kasat Pol PP, Asep Setia Permana dan Jajaran Muspida lainnya.( Humas Subang )Minggu, 21 Agustus 2011
4 POS KESEHATAN MUDIK LEBARAN 1432 H
Sebanyak 4 pos kesehatan disiagakan untuk melayani pemudik sepanjang arus mudik dan balik di tiga ruas jalur mudik di Kabupaten Subang. Pos kesehatan itu berdiri di daerah Gamon, Patokbeusi dan Pos Panorama Pamanukan untuk jalur Pantura. Dua pos kesehatan lainnya berada di jalur tengah di daerah Kalijati dan jalur wisata Jalancagak. Selain 4 pos terpadu itu, 40 Puskesmas akan membantu pengamanan arus mudik selama 14 hari seminggu sebelum dan setelah lebaran," Demikian yang dikatakan oleh Ketua Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Subang, Suhendi Spk. Pos kesehatan itu, kata Suhendi, dilengkapi velbed, ambulans, obat dan alat kesehatan. Selain perlengkapan kesehatan itu di masing-masing pos terpadu dilibatkan 1 tenaga dokter, 2 perawat dan 1 supir ambulans yang diatur sesuai jadwal untuk penanganan gawat darurat. Dari evaluasi laporan pos kesehatan PAM Lebaran tahun 2010 diketahui korban kecelakaan lalu lintas sebanyak 513 jiwa dengan rincian, 10 orang meninggal, 93 0rang luka berat dan dirujuk ke RS, 401 luka sedang dan ringan ditangani yang di Puskesmas.Kecelakaan terjadi dengan melibatkan 36 kendaraan roda empat, 195 kendaraan roda dua dan 6 jenis lainnya.SUNGAI CILAMAYA SUBANG

DPRD Kabupaten Subang merespon keluahan puluhan petani tambak terkait tercemarnya sungai Cilamaya. Seperti diketahui, puluhan petgani tambak yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa Karya Baru ,mengalami kerugian hingga jutaan rupiah perharinya. Kerugian disebabkan tercemarnya tambak milik warga, yang diduga kuat akibat tercemarnya sungai Cilamaya. Menurut Anggota DPRD Subang dari Fraksi PDIP Rusnatim S.E mengatakan sedikitnya 3 perusahaan telah mencemari sungai Cilamaya. Selain itu dikatakanya bahwa pihaknya sulit menindak pelaku pencemaran lingkungan karena sampai saat ini Kabupaten Subang belum memiliki Perda yang secara khsusu memproteksi kelestaraian Lingkungan.
WAUNG DADAKAN SAAT MUDIK LEBARAN
Kendaraan pemudik yang menuju ke arah Cirebon mulai kemarin sudah terlihat melalui Jalur Pantura Kabupaten Subang. Terlihat Sejumlah pengendara di derah perbatasan Kabupaten Karawang dengan Kabupaten Subang membawa beban banyak. Para pemudik masih merata baik yang menggunakan sepeda motor atau pun roda empat yang lebih didominasi oleh kendaraan pribadi. Sementara untuk Mobil Angkutan Umum atau Bis sudah mulai terlihat di jalur Pantura Subang, dengan muatan penuh penumpang. Selain itu disepanjang Lajur Pantura Subang saat ini juga telah banyak warung warung dadakan yang berjejer.
RSUD CIERENG BUKA LAYANAN 24 JAM
Rumah Sakit Umum Daerah atanapi RSUD Ciereng Subang, membuka layanan selama 24 jam penuh. Langkah ini dilakukan guna menatisipasi pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini yang akan diberlakukan mulaid ari H-10 Hingga H+7. Demikian yang dikatakan Direktur RSUDF Cierang dr Nunung Syuhaeri MARS, Untuk memaksimalkan layanan tersebut menurutnya, sejumlah dokter, mulai dari dokter umum hingga spesialis disiapkan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan
Langganan:
Komentar (Atom)



